Dinas Pertanian Dan Perkebunan Kabupaten Batubara Undang Profesor Ahli Tanah Pembuatan Pupuk Organik Di BPP Batubara
Editor: | Kamis, 27-01-2022 - 09:41:38 WIB
Siagakupas.com, Batu Bara - Bupati Batubara Ir.H.Zahir,M.Ap melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batubara Melaksanakan Pelatihan dan Penyuluhan Pembuatan Pupuk Organik Di Balai Penyuluhan Pertanian(BPP) Batubara dengan mengundang Profesor Ahli Tanah dari Universitas Syah Kuala Banda Aceh,Rabu,(26/01/2022).
Acara dibuka oleh Bupati Batu Bara dalam hal ini diwakilkan Kadis Pertanian dan Perkebunan M. Ridwan, SP. M. Agric. Sc. Beliau mengatakan bahwa Bupati Batu Bara akan fokus meningkatkan Perekonomian masyarakat Batu Bara terutama di Sektor Pertanian. Penggunaan pupuk organik sangat dianjurkan untuk mengatasi masalah keasaman tanah dan pengolahan tanah yang baik.
Bupati Batubara Ir.H.Zahir,M.Ap.dalam paparannya mengundang Profesor Ahli Tanah yang di wakilkan oleh Kadis Pertanian dan Perkebunan M.Ridwan,SP.M.Agric.Sc. mengatakan FUSARIUM merupakan jamur yang ditakuti oleh petani cabai di Dunia. Jamur ini juga salah satu hama yang banyak menyerang tanaman cabai di Desa Lubuk cuik dan sekitarnya. Potensi tanaman pangan dan Hortikultura di Kecamatan Lima Puluh Pesisir sangat luas seperti Padi mencapai 3000 Ha, cabai yang sakurang 500 Ha. Masalah utama di Kabupaten Batu Bara adalah tanahnya Asam, hal ini sudah di uji di Laboratorium BPTP. Sumatera Utara.
Keasaman tanah akan mempengaruhi produksi petani menjadi rendah.
Profesor Admansyah merupakan ahli tanah dari Universitas Syah Kuala Banda Aceh dan praktisi serta pengurus pusat Perhimpunan Penyuluh Pertanian Swadaya Indonesia mengatakan salah satu penyebab penyakit layu tanaman cabai di Batu Bara karena serangan jamur Fusarium hal ini disebabkan karena tanah di Batu Bara khususnya Lubuk cuik dan sekitarnya asam dan mengandung logam yang tinggi, jalan satu satunya harus menetralkan tanah dengan pemberian pupuk organik jelas profesor di Balai penyuluhan pertanian(BPP) Batubara.
Turut hadir pada acara tersebut Anggota DPRD Batu Bara Edi Syahputra dari Partai PBB, juga sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sangat bermanfaat mengatasi masalah petani cabai di Batu Bara khususnya Desa lubuk culik dan sekitarnya, beliau optimistis akan berhasil dengan penjelasan yang di uraikan profesor Admansyah. Bahkan dengan pembuatan pupuk organik yang permentasinya relatif singkat hanya beberapa menit saja sudah jadi pupuk organik akan mendorong penyuluh pertanian menjadi enterpreneur sehingga dapat penghasilan tambahan seperti yang sudah dilakukan penyuluh Kabupaten Aceh Tamiang ungkapnya kepada wartawan.
Peserta yang hadir pada acara pelatihan pupuk organik yaitu penyuluh Pertanian BPP Lubuk Besar, Pengurus KTNA Kabupaten dan Kecamatan, Pengurus Pusat Perhimpunan Penyuluh Pertanian Seluruh Indonesia (P3SI), UPT Wilayah 2, Kelompok Jabatan Fungsional Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tamiang. Acara di akhiri setelah dilakukan praktek langsung cara pembuatan pupuk organik di halaman BPP Lubuk Besar.(Alaiaro Nduru)
Komentar Anda :